Rabu, 03 Agustus 2016
Pengertian dan Contoh Kerajinan Tekstil Indonesia
Pengertian dan Contoh Kerajinan Tekstil Indonesia
Di Indonesia kerajinan tekstil terbagi menjadi 2 yaitu kerajinan tekstil modern dan kerajinan tekstil tradisional. Masing-masing kerajinan memiliki fungsi masing-masing. Untuk kerajinan modern biasanya digunakan untuk kebutuhan prkatis dan fungsional. Sedangkan untuk kerajinan tradisional biasanya digunakan sebagai simbolis dalam berbagai upacara adat.
Pengertian Kerajinan Tekstil
Kerajinan tekstil merupakan sebuah karya seni yang dibuat menggunakan bahan tekstil. Tekstil merupakan bahan yang berasal dari serat yang diolah dari bahan benang atau kain. Bahan ini biasanya digunakan sebagai bahan untuk membuat busana serta berbagai macam produk kerajinan lainnya.
Dari pengertian kerajinan tekstil di atas bisa diambil kesimpulan bahwa bahan tekstil yang digunakan meliputi benang, kain, pakaian dan berbagai benda yang dibuat dari serat. Bahan-bahan serat yang digunakan untuk tekstil biasanya seratfilamen, serat staple, serat alam, serat sintetis dan lain-lain.
Macam-macam Kerajinan Tekstil
1.)Kerajinan Tekstil Modern
Kerajinan tekstil modern merupakan karya tekstil yang dibuat dengan menggunakan alat bantu modern sehingga bisa membuat suatu produk tekstil dalam jumlah banyak. Salah satu contoh kerajinan tekstil modern adalah pakaian yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari seperti topi, baju, aneka aksesoris. Selain itu ada juga digunakan sebagai pelangkap interior seperti kain sprei, sarung bantal, keset, lap,handuk dan lain-lain.
Kerajinan tekstil tradisional merupakan kerajinan tangann yang dibuat dengan menggunakan peralatan sederhana dan menggunakan bahan yang berasal dari alam. Alat yang digunakan biasanya masih sangat sederhana dan tidak bisa memperoduksi barang dalam jumlah banyak. Contoh kerajinan tekstil sederhana adalah kain tenun, kain sarung, batik tulis dan aneka produk khas dari derah di Indonesia.
donesia.
Contoh Macam-macam Kerajinan Tekstil
Kerajinan tekstil merupakan suatu karya yang terwujud memlalui beberapa tahap pembuatan produk dari bahan tekstil. Desain merupakan langkah awal dalam membuat kerajinan dengan merancang suatu karya seni akan memudahkan dalam mencapai tujuan dalam pembuatan karya tersebut.
Berikut ini merupakan contoh kerajinan tekstil yang ada di Indonesia.
Berikut ini merupakan contoh kerajinan tekstil yang ada di Indonesia.
1.Kerajinan Batik
Batik merupakan sebuah karya seni bernilai seni tinggi yang sudah diakui oleh dunia. Membatik biasa menggunakan peralatan sederhana seperti canting atau kuas yang digunakan untuk membuat pola tertentu pada kain. Untuk mewarnai kain tekstilnya menggunakan teknik tutup celup.
sulam merupakan suatu hiasan yangg dibuat di kain atau bahan lain dengan menggunakan benang dan jarum. Selain menggunakan benang, sulaman bisa menggunakan bahan lin seperti manik-manik, logam, payet bahkan bulu burung.
3.Kerajinan Jahit Perca
Perca merupakan sisa-sisa kain untuk membuat pakaian atau kerajinan tekstil lainnya. Jahit perca merupakan proses membuat suatu pmasi kerajinan tekstil menggunakan bahan-bahan potongan kain perca yang digabungkan dengan cara dijahit mengikuti pola yang direncanakan. Jahit perca biasa fokus pada teknik menjahitnya bukan pada bahan apa yang digunakan. Untuk mengetahui tentang kerajinan perca bisa membaca artikel lain yang berjudul aneka kerajinan dari kain perca.
4.Kerajinan Jahit Tindas
Jahit tindas atau quilting merupakan salah satu teknik menghias permukaan kain dengan cara membuat lapisan kain dengan bahan pelapis kemudian dijahit tindas pada permukaan kain tersebut. Teknik jahit tindas biasa digunakan untuk membuat selimut dengan hiasan-hiasan timbul.
5.Kerajinan Cetak Saring
Cetak saring merupakan salah satu proses cetak dengan menggunakan layar. Layar tersebut biasa menggunakan bahan nylon atau utra yang didesain dengan kerapatan dan pola tertentu. Salah satu contoh kerajinan cetak saring adalah sablon.
6.Kerajinan Tenun
Tenun merupakan salah satu teknik membuat kain yang ada di berbagai daerah di Indonesia. Biasanya setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri dalam membuat tenun. Oleh karena itu dengan melihat motif dan warna kain tentu orang bisa mengetahui dari mana kain tenun tersebut berasal. Setiap orang akan merasa bangga bila menggunakan kain tenun yang berasal dari daerahnya.
Pada suku Sumba atau daerah tertentu biasanya menonjolkan corak binatang contohnya Sumba Timur dengan corak motif kuda, rusa, udang, naga, singa dan lain-lain. Sedangkan Timor Tengah Selatan banyak menonjolkan corak motif burung, cecak, buaya dan motif kaif. Bagi daerah-daerah lain corak motif bunga-bunga atau daun-daun lebih ditonjolkan sedangkan corak motif binatang hanya sebagai pemanisnya saja.
7.Kerajinan Makrame
Makrame merupakan jenis kerajinan membuat simpul dan menggarap untaian benang dari awal sampai jadi satu kain tenun.
Jenis-jenis Kain
1.Katun
Bahan yang terbuat dari serat kapas ini sering dipakai untuk dijadikan potongan pakaian dan paling banyak diminati. Bahan ini sudah digunakan berabad-abad karena seratnya yang ringan namun kuat.
2.Rayon
Seperti yang ditunjukkan dalam gambar diatas, bahan ini berserat.Biasanya bahan ini bahan yang ‘jatuh’, lembut, dan memiliki daya serap yang baik.
3.Spandex
Bahan ini bersifat elastis, kuat, dan memiliki ketahanan gosokan yang tinggi. Bahan Spandex ini dengan ke elastisitasannya bisa mencapai 5 kali bahan dasarnya tanpa kerusakan serta bahan yang baik untuk menyerap keringat. Biasanya bahan ini dipakai sebagai baju olahraga namun sekarang sudah banyak blazer wanita yang terbuat dari bahan spandex ini.
4.Brokat
Biasanya bahan ini dipakai untuk pakaian yang lebih formal karena terkesan mewah dan elegan. Karena banyak bahan brokat yang dibuat dengan paduan bahan sutra ataupun diberikan ornamen yang mewah seperti benang bewarna silver ataupun emas. Contoh pakaian dengan bahan ini adalah pakaian pesta, kebaya, bahkan baju pernikahan.
5.Chiffon
Kain Chiffon adalah bahan yang sangat lembut, halus, transparan, dan ‘jatuh’ mengikuti bentuk badan. Karenanya kain ini tidak disarankan untuk digunakan oleh orang yang berbadan gemuk. Bahan ini terkadang sangat panas bila digunakan namun memberikan kesan yang anggun pada si pemakai. Biasanya bahan ini digunakan sebagai dress, blouse, selendang, bahkan pelengkap kebaya ataupun tudung kepala
Langganan:
Komentar (Atom)













